Aku benci sekali jauh-jauh dari kamu. Diserang rindu. Ditampar kangen. Dihajar jarak. Dibantai waktu. Tidak bisa melihat kamu, senyum kamu, mata kamu. Tidak bisa dengar suaramu, tawamu, batukmu, bersinmu. Tidak bisa cium wangi tubuhmu. Mengapa kamu selalu berhasil membuatku lumpuh, sayang? Membuatku terhipnotis, lalu terjebak dalam dimensi tentang imajinasiku dengan kamu… Aku benar-benar rindu, sayang. Aku cuma ingin secepatnya bertemu lagi sama kamu, melihat dunia dari mata kita lagi. Berbicara tentang dunia kita, yang tidak orang lain tau. Kamu kangen aku gak ya?